The Right Response at the Right Time Law Support

Location Our Location

Jl. Bumi Mas Raya No.Blok A, RW.2,

Pekapuran Raya, South Banjarmasin,

Banjarmasin City, South Kalimantan 70248

Equity Legal

Law Firm

consultation Consultation

Call Us - (+62) 813 4785 6172

Our Missions

Equity Legal Law Firm Missions

blog-1-column1

Equity Legal Law Firm Missions

We focus our attention on the legal aspects of our client's business so that our clients can focus their attention on the success of their business. Our Missions are :

The consummation of deals and the resolution of disputes and compliance with the law are the reasons for our existence as a organization. In our opinion, civil argument and reasoning are the path to peaceful resolutions and progress. We believe Leo Law Firm serves our clients by helping them achieve great business outcomes.Our firms lawyers exhibit a steadfast willingness to explore the alternatives to help resolve disagreements and then we are able to work with other parties to find and follow the best path.It is through the use of these skills that we are able to deliver value for our clients.

Justice will not be served until those who are unaffected are as outraged as those who are

Sisi gelap hukum dipertontonkan lewat praktik korupsi yang semakin membabi buta tanpa adanya penanganan serius dan tuntas karena ada beberapa tahapan dalam sistem peradilan yang rentan. Praktik mafia hukum pun terjadi dalam penyidikan terhadap tersangka sampai pemenjaraan terpidana di lembaga pemasyarakatan (LP).

blog-contentKondisi penegakan hukum di Indonesia masih suram. Sistem hukum, mulai dari struktur, budaya, hingga hasil dari sistem yang ada sudah amburadul, busuk, dan terkontaminasi oleh kepentingan-kepentingan 'liar' suatu kelompok. Bahkan, sudah bukan menjadi rahasia umum, hukum di negara ini kurang berpihak terhadap kepentingan masyarakat banyak, dijalankan secara diskriminatif dan dicengkeram oleh jeratan mafia. Era reformasi yang seharusnya memunculkan harapan penegakan hukum yang seadil-adilnya seakan tinggal angan-angan, bahkan gagal di tengah jalan. Tidak ada wujudnya hingga sekarang. Hukum tidak berfungsi, bahkan lebih parah lagi, hukum menjadi komoditas yang dapat diperjualbelikan. Aparat penegak hukum (kepolisian, kejaksaan, kehakiman) pun semakin lama semakin terpuruk dan hampir tidak mendapat kepercayaan dari masyarakat.

Fatamorgana hukum akan menampilkan simulasi hukum, sebuah dunia hukum yang penuh dengan permainan hukum. Wacana permainan peradilan dengan menggunakan bahasa-bahasa distorsi pun terjadi. Permainan bahasa hukum, seperti permainan kata-kata, simbol, citra dan makna turut hadir dalam permainan hukum.

blog-author2

Saya seorang pengacara dan advokat yang bergerak dibidang korporasi dan litigasi. Saya tidak pernah bercita-cita menjadi seorang advokat sebelumnya, Namun setelah lama bekerja dibidang korporasi.Saya memutuskan untuk lebih serius berkarya dibidang hukum dan menggali potensi diri saya terutama memberikan bantuan hukum kepada mereka yang membutuhkan.

Dewa